INFO PASANG IKLAN
"Pasang iklan harga terjangkau, Laku barangta beramalki juga". Minat, Hubungi Manajer Iklan Dhadhe 085342448624 atau PIN BB 2931CE74
Popular Posts
-
Hadisaputra, M.Si,dan Nurhikmawaty Hasbiah bersama Ketua PWM Sulsel, Dr Muh Alwi Uddin (foto:ist)
-
Opini Oleh : Nur Faizah Anshar Korupsi, sebuah kata yang tentu tak asing lagi bagi kita. Di semua pemberitaan baik media elektronik maup...
-
Aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Rabu, 20 Mei 2015(Foto:fb)
-
Syaharaddin Alrif, S. Sos (Foto : ist) Syaharuddin Alrif akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat...
-
Logo Musykom IMM FKIP Unismuh Makassar, Khittah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilm...
CB Magazine »
Berita
»
Pemuda Muhammadiyah Sulsel bahas Penguatan Ekonomi Kaum Muda
Pemuda Muhammadiyah Sulsel bahas Penguatan Ekonomi Kaum Muda
Posted by CB Magazine on Selasa, 05 Mei 2015 |
Berita
![]() |
| Dialog serial Panitia Musywil Pemuda Muhammadiyah Sulsel di Ruang Redaksi Tribun Timur |
Dalam
rangka Musyawarah Wilayah (MUSYWIL) Pemuda Muhammadiyah (PM) Sulawesi Selatan
(Sulsel), Panitia MUSYWIL menyelenggarakan
Dialog Serial yang bertujuan
untuk mempelajari potensi dan kendala pemuda dalam menghadapi ASEAN Community.. Kegiatan yang mengusung tema:
Merengkuh Masyarakat Ekonomi ASEAN
Melalui Penguatan Basis Ekonomi Kaum Muda ini diadakan di ruang Redaksi Tribun Timur, Makassar. (22/4/2015)
Dalam dialog ini
menghadirkan narasumber yaitu Muhammad Muhlis, Kepala Bidang Kelembagaan
Koperasi, Dinas Koperasi dan UMKM) Sulsel, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel
yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Syaharuddin Alrif, dan Muhammad Ilham Alim
Bacrie,Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulsel. Kegiatan ini
dihadiri oleh Beberapa Pengurus Pemuda Muhammadiyah, Kader Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah, Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan beberapa Pengusaha Muda
Sulawesi Selatan.
Muhammad Muhlis, Kepala
Bidang Kelembagaan Koperasi, Dinas Koperasi dan UMKM) Sulsel mengatakan bahwa
Pemerintah Sulawesi selatan telah melakukan Pelatihan Usaha Pemula disetiap
desa, dengan melibatkan 20 orang peserta di setiap desa agar para pelaku
wirausaha memperoleh peningkatan Sumber Daya Manusia. Hal ini sangat penting
utuk menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Syaharuddin Alrif,
S.IP, Anggota DPRD Propinsi Sulsel juga memaparkan bahwa Pemuda Sulawesi Selatan
harus memiliki rasa percaya diri, karena untuk menjadi pengusaha sukses
dibutuhkan keberanian dan ketekunan dalam melakoni dunia usaha. Pemerintah juga
harus memperhatikan nasib pengusaha kecil yang tidak mampu bersaing dengan
pelaku usaha modern yang telah menjamur di Sulawesi Selatan.
Muhammad Ilham Alim
Bacrie,Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) SULSEL mengatakan
bahwa ASEAN tidak hanya membahas masalah ekonomi, tapi juga membahas tentang
Politik keamanan, dan sosial budaya. Untuk menghadapi era ASEAN yang sudah
didepan mata, Penguasaan bahasa asing menjadi kunci utama. Saat ini beberapa
Negara anggota ASEAN telah mempersiapkan diri dengan mempelajari bahasa
Indonesia. Pendidikan tinggi juga sangat dibutuhkan untuk menunjang wawasan
keilmuan dalam meningkatkan kualitas dan keterampilan kerja.
Muhammad Solihin S,
S.H, Peneliti Republik Institute yang memandu dialog ini menegaskan bahwa ASEAN
Community bisa menjadi peluang dan juga bisa menjadi ancaman bagi generasi muda
Indonesia jika tidak mempersiapkan keterampilan diri dari sekarang. Era Masyarakat
ASEAN juga diwarnai dengan transaksi elektronik yang tentunya membutuhkan keteramplan
Teknologi Informasi serta perlindungan kepastian hukum.
Dialog ini
diharapkan memberi manfaat yang tinggi untuk generasi muda dalam menghadapi
ASEAN Community tutur Solihin yang
juga pernah menjadi Delegasi dalam International
Youth Conference (ASEAN).(Solihin)


Tidak ada komentar: