INFO PASANG IKLAN
"Pasang iklan harga terjangkau, Laku barangta beramalki juga". Minat, Hubungi Manajer Iklan Dhadhe 085342448624 atau PIN BB 2931CE74
Popular Posts
-
Hadisaputra, M.Si,dan Nurhikmawaty Hasbiah bersama Ketua PWM Sulsel, Dr Muh Alwi Uddin (foto:ist)
-
Opini Oleh : Nur Faizah Anshar Korupsi, sebuah kata yang tentu tak asing lagi bagi kita. Di semua pemberitaan baik media elektronik maup...
-
Aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Rabu, 20 Mei 2015(Foto:fb)
-
Syaharaddin Alrif, S. Sos (Foto : ist) Syaharuddin Alrif akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat...
-
Logo Musykom IMM FKIP Unismuh Makassar, Khittah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilm...
CB Magazine »
Berita
»
LPB PP Muhammadiyah Pelatihan Operasional Medis Darurat di Makassar
LPB PP Muhammadiyah Pelatihan Operasional Medis Darurat di Makassar
Posted by CB Magazine on Selasa, 21 April 2015 |
Berita
Makassar.KHITTAH-- Program Kesiapsiagaan Rumah Sakit dan Kesiapan Masyarakat untuk Kedaruratan Bencana atau Hospital Prepararedness and Community Readdines for Emergency and Disaster (HPCRED), LPB Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menggelar Pelatihan Koordinator Operasional Medis Darurat, di Hotel Horison, Jl Jend Sudirman, Makassar, 21-23 April 2015.
Kegiatan ini diikuti 30
peserta dari Rumah Sakit Siti Khadijah
1, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, LPB Makassar,
serta Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran UMI dan Unismuh Makassar.
Koordinator Nasional Program
HPCRED, Rahmawati Husein, menjelaskan bahwa kagiatan ini dilaksanakan dalam
rangka penguatan Muhammadiyah dalam menyiapkan Rumah sakit yang aman dan siaga
bencana.
"Dalam kesiapsiagaan ini
ada 5 program yang dicanangkan yaitu kesiapsiagaan rumah sakit dan tim medis,
kesiapan masyarakat sekitar rumah sakit, serta kesiapan modul untuk rumah sakit
dan keamanan," urainya.
Adapun Kegiatan tersebut
digelar di Sulsel, menurut Rahma lebih karena Sulsel selain sebagai pusat
wilayah Indonesia Timur juga karena Sulsel belum memiliki tim deploy.
"Jadi tujuan kita adalah
memperkuat kapasitas rumah sakit di Makassar dan Sulsel pada umumnya, sebagai upaya
penaggulangan bencana dengan menyiapakan tim medis yang matang dan kuat dalam
penganganan bencana," jelasnya.
Sementara itu, PW
Muhammadiyah Sulsel, Koordinator Lembaga penaggulangan bencana (LPB), Dr
Mustari Bosra, mengaku menyambut baik program tersebut dihelat di Makassar.
Muhammadiyah sebagai gerakan
pembaharuan (tajdid), sejak awal berdirinya, senantiasa hadir sebagai pelopor.
"Ketika yang lain belum memikirkan tentang pelayanan kesehatan, sosial dan
pendidikan, Muhammadiyah telah melakukannya. Begitupula dengan hal
penaggulanagan bencana ini," katanya.
Lebih lanjut kata Mustari,
program ini juga bertepatan dengan momen persiapan menyambut Muktamar
Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 47 di Makassar, sehingga peserta hasil kegiatan
dapat langsung dimanfatakan dalam mengawal pelaksanaan muktamar tersebut.
Penanggulangan bencana
sendiri oleh Muhammadiyah Sulsel bekerjasama dengan BPBD kota Makassar, telah terbangun
dan terkoordinasi baik dengan menggelar lokakarya dan pelatihan lapangan
beberapa waktu yang lalu. (KR)

Tidak ada komentar: