INFO PASANG IKLAN
"Pasang iklan harga terjangkau, Laku barangta beramalki juga". Minat, Hubungi Manajer Iklan Dhadhe 085342448624 atau PIN BB 2931CE74
Popular Posts
-
Hadisaputra, M.Si,dan Nurhikmawaty Hasbiah bersama Ketua PWM Sulsel, Dr Muh Alwi Uddin (foto:ist)
-
Opini Oleh : Nur Faizah Anshar Korupsi, sebuah kata yang tentu tak asing lagi bagi kita. Di semua pemberitaan baik media elektronik maup...
-
Aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Rabu, 20 Mei 2015(Foto:fb)
-
Syaharaddin Alrif, S. Sos (Foto : ist) Syaharuddin Alrif akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat...
-
Logo Musykom IMM FKIP Unismuh Makassar, Khittah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilm...
CB Magazine »
Berita
»
‘Aisyiyah: Merdeka itu Bebas dari Tuberculosis
‘Aisyiyah: Merdeka itu Bebas dari Tuberculosis
Posted by CB Magazine on Minggu, 17 Agustus 2014 |
Berita
Sulawesi Selatan- Setiap individu atau
komunitas masyarakat memiliki cara berbeda untuk mengungkapkan rasa syukur atas
kemerdekaan. Organisasi
Perempuan ‘Aisyiyah di Sulsel memperingati hari kemerdekaan dengan memaknai
kemerdekaan sebagai momentum membebaskan diri dari penyakit tuberculosis (TB).
Demikian ungkap Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Nurhayati Azis, di Aula
Panti Asuhan ‘Aisyiyah Pinrang (15/8).
“Kita tidak ingin
memperingati Hari Kemerdekaan sekadar dengan melakukan hal-hal yang bersifat
seremonial belaka. Kemerdekaan berarti segenap rakyat Indonesia merdeka dari
berbagai penyakit, termasuk Tuberculosis,” ungkap Nurhayati, dalam kegiatan
Internalisasi Advokasi penyakit TB di kalangan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
Kabupaten Pinrang.
Kegiatan di Pinrang
ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, diantaranya komitmen untuk
menyebarluaskan dan memerangi penyakit TB di ruang lingkup Muhammadiyah, baik
di lingkungan pendidikan, sampai pada jamaah binaan Muhammadiyah/’Aisyiyah.
Selain itu, disepakati pembentukan Komite
Daerah Penanggulangan (KDP) TB Kabupaten Pinrang.
Selepas dari
Pinrang, rombongan PW ‘Aisyiyah Sulsel melanjutkan rangkaian “Tur Merdeka dari
TB” dengan melakukan konsolidasi di Kabupaten Sidrap. Di Bumi Nene’ Mallomo
ini, warga ‘Aisyiyah juga menyatakan komitmennya dalam melakukan pemberantasan
terhadap penyakit TB dengan kesepakatan untuk memperjuangkan lahirnya Perda
Penanggulangan TB.
Ketua ‘Aisyiyah
Sidrap, Hj. Aryani, menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam
bidang kesehatan sudah teruji. “Jadi semangat untuk mengusung lahirnya Perda
Penanggulangan TB di Sidrap, Insya Allah akan berjalan lancar,” tandasnya
menyahuti tantangan Ketua ‘Aisyiyah Sulsel, di Pangkajene (15/8).
Puncak peringatan Hari
Kemerdekaan ‘Aisyiyah yang bertema “Merdeka dari Tuberculosis”, akhirnya dilaksanakan di
Kawasan Wisata Lejja Kabupaten Soppeng, (16-17/8/2014). “Pada malam tanggal 17 ‘Aisyiyah
melakukan refleksi Proklamasi dengan menggelar muhasabah, merenungkan apa yang
telah kami sumbangkan untuk bangsa ini,” jelas Nurhayati Azis, Ketua ‘Aisyiyah
Sulsel.
Peringatan 69 Tahun
Republik Indonesia ini dihadiri ratusan kader ‘Aisyiyah dari sejumlah
Kabupaten/Kota se-Sulsel. Pada acara tersebut ‘Aisyiyah mendeklarasikan
“Manifesto Kemerdekaan dari Penyakit Tuberculosis”, dengan menegaskan sejumlah
agenda advokasi TB yang akan diperjuangkan oleh warga ‘Aisyiyah di Sulsel.

Selamat dan sukses untuk Khittah online
BalasHapus