INFO PASANG IKLAN
"Pasang iklan harga terjangkau, Laku barangta beramalki juga". Minat, Hubungi Manajer Iklan Dhadhe 085342448624 atau PIN BB 2931CE74
Popular Posts
-
Hadisaputra, M.Si,dan Nurhikmawaty Hasbiah bersama Ketua PWM Sulsel, Dr Muh Alwi Uddin (foto:ist)
-
Opini Oleh : Nur Faizah Anshar Korupsi, sebuah kata yang tentu tak asing lagi bagi kita. Di semua pemberitaan baik media elektronik maup...
-
Aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Rabu, 20 Mei 2015(Foto:fb)
-
Syaharaddin Alrif, S. Sos (Foto : ist) Syaharuddin Alrif akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat...
-
Logo Musykom IMM FKIP Unismuh Makassar, Khittah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilm...
CB Magazine »
Berita
,
Kabar Muktamar
»
Sambut Muktamar, LPB Muhammadiyah adakan Diklat Tanggap Bencana
Sambut Muktamar, LPB Muhammadiyah adakan Diklat Tanggap Bencana
Posted by CB Magazine on Minggu, 05 April 2015 |
Berita,
Kabar Muktamar
| Dr. Mustari Bosra (foto:khittah.com) |
Makassar --
Lembaga penaggulangan bencana (LPB) Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi
Selatan melaksanakan diklat relawan Muhammadiyah dan latgab simulasi bencana di
Bumi Perkemahan Cadika Bulurokeng, Biringkanayya Makassar, yang berlangsung
dari tanggal 3-5 April 2015.
Pelatihan penaggulangan
bencana ini bertujuan untuk memperkuat komitmen Muhammadiyah Sulsel sebagai
gerakan al maun dalam mempelopori kegiatan kemanusiaan.
Ketua LPB Sulsel, Arif H
Uddin, dalam laporannya menuturkan, peserta dalam kegiatan ini berjumlah 107
orang yang melibatkan LPB PWM, LPB PDM se Sulsel, Organisasi otonom
Muhammadiyah, Tim Bantuan Medis (TBM), UKM KSR dan Pahala Unismuh serta perwakilan
mahasiswa dari kampus kesehatan Muhammadiyah se- kota Makassar. “Jadi semua
pihak kita libatkan, sementara untuk instruktur langsung didatangkan dari LPB
pusat, dan untuk narasumber kita bermitra dengan BPBD Sulsel.”
Sementara itu, Wakil Ketua PW
Muhammadiyah Sulsel, Dr Mustari Bosra mengatakan bahwa Sulsel sebagai tuan
rumah muktamar Muhammadiyah 47, adalah salah satu wilayah yang rawan bencana.
Oleh karena itu kesiapsiagaan pengurangan resiko dan siaga tanggap darurat
sangat diperlukan. "Selain sebagai tindaklanjut dari kesiapsiagaan
nasional, ini sebagai bagian dari kesiapan LPB menghadapi Muktamar Muhammadiyah
pada Agustus nanti," terangnya. (KR)

Tidak ada komentar: