INFO PASANG IKLAN
"Pasang iklan harga terjangkau, Laku barangta beramalki juga". Minat, Hubungi Manajer Iklan Dhadhe 085342448624 atau PIN BB 2931CE74
Popular Posts
-
Hadisaputra, M.Si,dan Nurhikmawaty Hasbiah bersama Ketua PWM Sulsel, Dr Muh Alwi Uddin (foto:ist)
-
Opini Oleh : Nur Faizah Anshar Korupsi, sebuah kata yang tentu tak asing lagi bagi kita. Di semua pemberitaan baik media elektronik maup...
-
Aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Rabu, 20 Mei 2015(Foto:fb)
-
Syaharaddin Alrif, S. Sos (Foto : ist) Syaharuddin Alrif akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat...
-
Logo Musykom IMM FKIP Unismuh Makassar, Khittah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilm...
CB Magazine »
Berita
»
Jambore Koalisi Muda Kependudukan
Jambore Koalisi Muda Kependudukan
Posted by CB Magazine on Senin, 01 September 2014 |
Berita
Aktivis
Koalisi Muda Kependudukan Provinsi Sulsel
Melaporkan
dari Kabupaten Sidrap
Dalam
tiga abad, jumlah penduduk Indonesia naik empat kali lipat pada abad ke-17
(tahun 1600-an), jumlah penduduk Indonesia diperkirakan sekitar 10 juta jiwa.
Pada awal abad ke-20, naik menjadi 40 juta jiwa. Dengan penduduk tahun 2010
sebanyak 237,6 juta jiwa (sensus penduduk 2010, BPS). Indonesia berada di
posisi keempat dunia dalam hal jumlah penduduk. Jika pertumbuhan penduduk tetap
1,49 persen, tahun 2045 penduduk Indonesia 450 juta jiwa. Saat itu jumlah
penduduk dunia diproyeksikan 9 miliar jiwa. Artinya, satu dari 20 penduduk
dunia orang Indonesia.
Dengan
jumlah penduduk 237,6 juta jiwa saja, pemerintah sudah dipusingkan oleh subsidi
yang disalurkan. Banyak kota bermasalah dengan sampah, banjir, dan kemacetan.
Ini belum lagi semakin sulitnya akses air, udara bersih, dan berbagai isu
perubahan iklim. Bagaimana jika penduduk Indonesia mendekati 500 juta jiwa?
Berangkat
dari keprihatinan tersebut, Koalisi Kependudukan Sulsel bekerjasama dengan
BKKBN Provinsi Sulsel menggelar Jambore Koalisi Muda Kependudukan. Kegiatan
tersebut akan dipusatkan di Lapangan Andi Cammi, Kecamatan Panca Rijang,
Kabupaten Sidrap, tanggal 30 Agustus-2 September 2014. Kegiatan ini dihadri
kurang lebih 300 peserta dari 23 Kab/Kota se-Sulsel yang berlatar belakang
pelajar dan mahasiswa.
Koordinator
Steering Committee Jambore, Nurhayati Azis menjelaskan bahwa kegiatan ini
memang diorientasikan pada proses edukasi generasi muda, agar mereka memiliki
kesadaran persoalan kependudukan sejak dini. “Indikator mereka memiliki
kesadaran kependudukan salah satunya dengan kesiapan merencanakan masa depan
secara matang. Misalnya dengan sungguh-sungguh menapak jenjang pendidikan.
Tidak terjebak pada perilaku negatif seperti mengonsumsi narkoba dan seks
bebas,” tandas Dosen UMI ini.
Nurhayati
melanjutkan bahwa Jambore ini terdiri dari tiga klasifikasi kegiatan, yaitu
olah pikir, olah raga, dan olah seni. “Untuk semua jenis kegiatan tersebut kami
menghadirkan narasumber dan pemandu yang merupakan pakar di bidangnya
masing-masing,” tambahnya.
Kegiatan
ini akan dihadiri Kepala BKKBN Pusat, Gubernur Sulsel, Kepala BKKBN Sulsel
Bupati Sidrap, Ketua Umum Koalisi Kependudukan Pusat, Dr. Sonny, dan Ketua
Koalisi Kependudukan Sulsel, Prof Tahir Kasnawi, Kepala BKKBN Kab/Kota
se-Sulsel.

Tidak ada komentar: