Dialog Kebangsaan oleh IMM komisariat UMI dan UIT dengan mengangkat tema "Merawat demokrasi kita, bagaimana seharusnya Mahasiswa?" Dengan menghandirkan narasumber Dr.Usman Lonta,M.Si (DPRD Sulsel), Zainuddin (Aktivis NGO)  dan Supratman Yusbi Yusuf (Redaktur Pelaksana Radar Makassar) yang diadakan di Gedung Serbaguna Aisyiyah,Jl. Bulusaraung Makassar (2/6/2015)

    KHITTAH MAKASSAR - Aktualisasi Islam berkemajuan bagi gerakan ‘Aisyiyah diwujudkan melalui program penyadaran dan pemberdayaan kaum perempuan. Hal itu diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Nurhayati Azis di hadapan peserta Pelatihan Penguatan Pengorganisasian Komunitas, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna ‘Aisyiyah, Jalan Jenderal M. Yusuf, Minggu (31/5/2015).

    "Penyadaran kita lakukan melalui jihad pendidikan dan dakwah, kemudian diwujudkan melalui jihad ekonomi dan konstitusi,” ungkap Nurhayati Azis.

    Nurhayati menjelaskan bahwa di tingkat Pusat, Jihad Konstitusi dilakukan dengan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terhadap sejumlah Undang-undang yang bertentangan dengan UUD, atau yang merugikan kepentingan rakyat. Di Sulsel, ‘Aisyiyah menerjemahkan Jihad Konstitusi dengan mengusulkan disusunnya regulasi lokal yang sangat dibutuhkan masyarakat.
    “Saat ini, kami mengawalinya dengan memperjuangkan terwujudnya Perda penanggulangan Tuberculosis pada 6 Kabupaten/Kota di Sulsel. Harapan kami, melalui Perda tersebut kita bisa menagih komitmen Pemerintah Daerah dalam penanggulangan penyakit menular. Itu baru satu langkah,” tandas dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

    Oleh karena itu, sambung Nurhayati, langkah-langkah strategis selanjutnya akan dirumuskan melalui Muktamar Satu Abad ‘Aisyiyah mendatang.

    Perhelatan ini akan digelar di Makassar pada tanggal 3-7 Agustus 2015. Forum akbar tersebut mengusung tema “Gerakan Perempuan Muslim untuk Mencerahkan Bangsa”.

    KHITTAH ENREKANG - Sekolah Dasar Negeri 172 Enrekang berbenah menyambut kedatangan tim penilai Adwiyata Mandiri, (29/5/2015).

    Kepala Sekolah SDN 172 Enrekang, Darapiati mengemukakan bahwa persiapan yang dilakukan adalah merenovasi beberapa sarana dan prasarana untuk mendukung dan menyukseskan Adwiyata Mandiri 2015.

    “Kami mengikuti penilaian tingkat provinsi dan berharap bahwa bisa lolos ke Istana Negara dengan dan mendapatkan gelar juara perdana dalam Sekolah Adwiyata Mandiri tingkat nasional, ” papar Darapiati.

    Darapiati menambahkan, bahwa pihaknya juga membagun kemitraan dengan komite sekolah, lingkungan sekolah dan saling berbagi untuk mendukung jalannya program kami tersebut. "Untuk tingkat pengawasan kami sangat bersyukur karena dari hasil kerjasama dengan mitra kerja kami, serta berjalan tranparan dan memuaskan semua pihak," tambahnya.

    Komite SDN 172 Enrekang, Muliadi Useng menyebutkan bahwa pihaknya hanya mampu menyiapkan fasilitas yang diperlukan oleh sekolah  seperti tenaga pendidik. "Ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memuaskan, ” katanya.

    Muliadi berharap agar SDN 172 Enrekang bisa menjuarai Adwiyata Mandiri dan mewakili provinsi untuk berlomba di tingkat nasional. (*)

    Foto bersama Panitia dan Pengurus PERMAHI dilokasi Bazar, Warkop Ogi Jl. A.P.Pettarani Makassar
    Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Pimpinan Cabang Makassar mengelar Bazar sebagai ajang silaturahmi dan penggalangan dana untuk kegiatan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) dan Temu Alumni. Bazar ini diadakan di Warung kopi (Warkop) Ogi,Jl.A.P.Pettarani,Makassar(28/5/2015)

    Bazar ini dihadiri oleh pengurus PERMAHI,anggota dan calon anggota baru.

    Ketua Panitia, Basri menyampaikan bahwa rasa bangga dan salut kepada teman-teman calon penegak hukum di Indonesia karena masih bisa berkumpul bersama baik itu yang masih berstatus mahasiswa maupun yang telah alumni.


    Ketua umum  PERMAHI Cabang Makassar mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya bazar itu saya berharap pada anggota-anggota PERMAHI untuk memperkuat kesolikan kader sebagaimana bisa tercapai tujuan PERMAHI. Semoga alumni PERMAHI bisa menciptakan profesi hukum yang berintegritas dan bisa menegakkan supermasi hukum.(MbL)





    KHITTAH SIDRAP - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (STISIP) Muhammadiyah Rappang sukses gelar Ajang Kreativitas yang dirangkaikan dengan Lomba Karya Tulis dan Lomba Debat Mahasiswa.

    Acara yang diikuti oleh setiap kelas di 3 Perguruan Tinggi Sidrap, termasuk STIKES, STKIP dan STISIPM Sidrap ini dilaksanakan di Kampus STISIP Muhammadiyah Rappang pada tanggal 23-24 Mei 2015.

    Kegiatan yang mengangkat tema "Karya Mahasiswa Untukmu Indonesiaku, juga diisi dengan Bazar Kreativitas yang diikuti oleh HMJ STIKES, HMJ STKIP, BEM STIKES, BEM STKIP, UKM SENI STISIP, IMM KOMISARIAT STIKES, IMM KOMISARIAT STKIP dan Penyelenggara yaitu IMM KOMISARIAT STISIP.

    "Kegiatan ini merupakan konsep kekeluargaan, dimana para pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda dan dosen saling berinteraksi dan berkreativitas," kata Ketua Umum IMM Komisariat STISIP Muhammadiyah Rappang, Muh. Nasir.

    Selain itu, Bazar Motivasi Enterpreunership oleh pengusaha sukses sidrap diantaranya Ir. H. Fatahuddin, H. M. Yusuf dan Dr. H. Jamaluddin Ahmad juga  menambah pengetahuan para komunitas pemuda sidrap, osis sma/smk sidrap, mahasiswa sidrap, dan para dosen 3 lembaga perguruan tinnggi Muhammadiyah Sidrap dalam berwirausaha.

    "Dengan kegiatan ini ada pencapaian humanitas dimana pemuda melakukan konsolidasi untuk kemajuan Sidrap melalui Enterpreunership," papar Nasir.

    Diharapkan, kegiatan tersebut menjadi awal atau pondasi untuk membangun tali silaturahmi dan dapat dilaksanakan setiap tahunnya. "Kita berharap kegiatan ini bisacmelahirkan pemuda yang berjiwa enterpreuner," tutupnya. (*)

    KHITTAH ENREKANG Tim Sekolah Sepak Bola Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili sebanyak 12 pemain SSB Pana dari di ajang kompetisi DNC 2015 akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi tersebut.

    "Turnamen tersebut akan diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola Sumantri Bojo Negoro, Jakarta dan akan diikuti oleh 16 tim di Indonesia," ujar  Pelatih Kepala, Muslimin.

    Sementara itu, saat disinggung mengenai materi pemain pada gelaran kali ini, Muslimin mengatakan bahwa hal yang paling dipersiapkan dalam turnamen ini adalah menjaga kesehatan, stamina dan memberikan porsi latihan tambahan.

    "Ada dua pemain yang menjadi andalan di Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) pana diantaranya adalah Alfan Rizaldi (12) sebagai straiker dan Muhammad Restu Iman sebagai penjaga gawang keduanya diharapkan mampu mengamankan pertahananan dan memporak-porandakan pertahanan lawan sehingga bisa memenangkan setiap pertandingan yang dilakoninya," lanjut Muslimin.

    Muslimin juga menambahkan bahwa dalam kejuaran Danone Nations Cup kali ini kita bisa menjuarai dan mewakili Tim Nasional Indonesia ditingkat dunia yang akan berlangsung di Maroko. (hrl)

    KHITTAH MAKASSAR- Organisasi Perempuan Aisyiyah menegaskan dirinya akan fokus pada penguatan gerakan perempuan Islam melalui pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut disampaikan Faidah Azus, Humas Panitia Muktamar 1 Abad Aisyiyah. 

    "Untuk menuju Indonesia berkemajuan, tentu sebuah kemustahilan bila tidak melibatkan kaum perempuan," katanya, Rabu (27/05/2015).

    Menurutnya, selama ini Aisyiyah telah banyak memberikan sumbangsih untuk bangsa Indonesia, terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan.

    Untuk pendidikan, Aisyiyah setidaknya sekarang telah mengelola PAUD dan Taman Kanak Kanak sekitar 3.370 buah yang tersebar di seluruh Indonesia, ditambah lagi ratusan SD, SMA sederajat sampai perguruan tinggi. Sementara dibidang kesehatan, Aisyiyah telah lama berperan aktif pada penanganan dan pencegahan tubercolosis (TB), serta pembinaan perempuan untuk kesehatan reproduksi.

    "Selain itu, Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam, selama se-abad kehadirannya di Indonesia sangat konsen terhadap pengembangan dan peningkatan aktivitas gerakannya, khususnya pada pemberdayaan perempuan," ujarnya.

    Sementara bidang pendidikan dan kesehatan terus dalam pengembangan. Oleh karenanya, sebagai keseriusan menguatkan fokus tersebut, kata Faidah, Aisyiyah telah membuat agenda khusus membahas kedua hal itu dengan akan menghadirkan wakil presiden Jusuf Kalla, menteri pendidikan dasar dan menengah Anis Baswedan, serta menteri kesehatan Nila Farida Moeloek, di forum Muktamar 1 abad Aisyiyah, pada Agustus mendatang di Makassar. (Kasri)


Top